Lore Dota 2: Sylla, Sang Druid Penjaga Benih Suci

Sylla sang Lone Druid ternyata diamanahkan dengan sebuah benih suci yang memberinya kekuatan. Ribuan tahun berlalu, Sylla ternyata masih menjaga benda tersebut.


Lone Druid
Semenjak masuk ke Dota 2 Update 7.02, hero ini mendadak muncul lagi ke permukaan namun dengan gaya yang baru. Hayo tebak! Siapakah dia? Oke, petunjuknya adalah dia punya peliharaan beruang yang siap melindunginya. Yak betul! Dia adalah Lone Druid! Mengacu ke kisahnya, ternyata Lone Druid memang bagian dari clan beruang. Penasaran dengan kisahnya? Yuk simak pembahasannya berikut ini.

Sylla Bear
Jauh sebelum ada kata-kata di dalam sejarah, bangkitlah sesosok pendeta atau penyihir dari Bear Clan. Mereka bijak dan bertujuan untuk memahami tatanan alam. Pemimpin forces of nature melihat ini dan mereka mencari yang paling pintar di antara para Bear Clan. Sylla si tua yang bijak, seorang hakim dan peramal, maju mewakili kelompoknya. Kepadanya diberokan sebuah benda bernama Seed dengan kata-kata.

'When all of the world has dimmed, when civilization has left these lands, when the world is slain and wracked by the endless deserts at the end of ages, plant the Seed.'

Kalimat tersebut, secara sederhana dapat diartikan “ketika dunia mulai meredup, ketika peradaban telah meninggalkan bumi, ketika dunia sudah habis dan didera gurun pasir tanpa akhir di penghujung zaman, tanamlah benih (the Seed) ini”.

Seiring Sylla menerima amanah tersebut, Sylla merasa tahun demi tahun usianya berkurang dan ia menjadi muda lagi. Pengetahun yang amat banyak merangsek masuk ke pikirannya. Ia pun menemukan dirinya bisa menghadirkan semua keinginannya menjadi kenyataan. Bahkan dengan konsentrasi lebih, Sylla dapat mengubah bentuk fisiknya juga.

Meski hal ini terbilang rahasia, namun cuma dengan bisikan halus informasi tentang the Seed ini pun tersebar, membawa kata-kata dan kekuatannya ke banyak orang. Alhasil terjadilah peperangan di antara kelompok Bear Clan. Seiring kampung halamannya habis terbakar karena perang saudara, Sylla pergi membawa the Seed dan kabur ke alam liar.

sumber: jjcanvas.deviantart.com
Abad berlalu, waktu dan mitos pun melupakan kisah Bear Clan, melupakan kisah Sylla, dan melupakan kisah the Seed. Ribuan tahun sudah Sylla menunggu, terus menunggu sabda dari sang Dewa, menunggu kedamaian datang dari peperangan dunia yang tak kunjung berakhir, menunggu dalam pengasingan, menunggu dalam rahasia, menunggu kedatangan hari akhir, untuk menyelesaikan tugasnya, menyelesaikan komitmen suci. Sylla pun selalu siap untuk menghadapi dan menghancurkan apapun yang akan membahayakan tujuan sucinya tersebut.

Komentar