Lore Dota 2 kali ini akan membahas Lina the Slayer, sang penyihir api yang diberkahi kekuatan memanipulasi api sejak ia lahir. Tahukah kamu bahwa ia punya saudara perempuan lain, tapi dengan kekuatan yang bertolak belakang? Belum tahu? Yok kita simak ceritanya lewat lore Dota 2 kali ini!
Lina the Slayer, adalah penyihir api yang terkenal memiliki persaingan sengit dengan saudara kandungnya sendiri, yaitu dengan sang adik perempuan Rylai the Crystal Maiden. Persaingan antar saudara tersebut bahkan sudah melegenda di tanah kelahiran mereka.
Dalam persaingan tersebut Lina bisa dibilang selalu lebih unggul karena sifat yang cerdik mengarah ke licik berkat sifat elemen api miliknya, sementara sang Crystal Maiden cenderung tunduk karena sifatnya yang jujur dan cenderung mengarah ke polos berkat sifat elemen es miliknya.
![]() |
| Lina Inverse |
Dalam persaingan tersebut Lina bisa dibilang selalu lebih unggul karena sifat yang cerdik mengarah ke licik berkat sifat elemen api miliknya, sementara sang Crystal Maiden cenderung tunduk karena sifatnya yang jujur dan cenderung mengarah ke polos berkat sifat elemen es miliknya.
| lina vs rylai |
Kedua orang tuanya benar-benar jengkel dengan dua saudara yang sangat tak akur ini. Orang tua mereka bahkan kehilangan hampir setengah lusin rumah dan pekarangannya karena pertengkaran dua saudara ini, yang satu karena api, yang lain karena es. Sampai akhirnya mereka tersadar, satu-satunya solusi terbaik adalah dengan memisahkan dua bersaudara tersebut.
Lina akhirnya dipindahkan jauh ke selatan untuk tinggal dengan bibinya yang penyabar. Mereka tinggal di gurun pasir yang amat panas, Desert of Misrule, tempat dengan iklim yang terbukti amat nyaman bagi Lina the Slayer. Kedatangannya bahkan disambut baik dan begitu berkesan bagi para penduduk lokal. Lina pun menjadi amat bangga dan percaya diri di tempat tinggalnya yang baru. Sejak saat itu tak ada siapapun yang bisa menghentikan kobaran api miliknya.

Komentar
Posting Komentar